Archive for December 9th, 2008

09
Dec
08

kebiasaan membawa sisir

Adakah sangkut pautnya dengan ayah ?

Wajar jika saya memiliki bibir yang tebal sebab ayahku pun seperti itu. Wajar juga bila hidungku ini mancungnya kedalam sebab ibuku pun seperti itu. Tapi bagaimana dengan kebiasaanku membawa sisir ?

Samar ingatku kalau ayah sering membawa sisir setiap kali bepergian. Tapi sebulan yang lalu, saat mampir disebuah rumah makan, usai mengantar ibu ke Bandara Soekarno-Hatta, ia sibuk mencari sesuatu disaku baju dan celananya sampai akhirnya ku tahu kalau tenyata ia sedang mencari sisirnya. Sisirnya itu mungkin ketinggalan di rumah di Cianjur. Baru Setelah itu jelas ingatku kalau ayah sejak dulu memang sering membawa sisir yang biasanya ditaruh disaku bagian belakang celananya.

Dan saya, punya kebiasaan membawa sisir seperti ayahku semenjak kuliah. Awalnya sebetulnya karena dulu saat kuliah, rambut saya yang sedikit panjang sering berantakan usai mengambil wudhu. Mulai dari situ setiap kali saya bepergian, kemanapun itu, sisir tak lupa untuk disertakan.

Entahlah apakah kebiasaan ini turun dari ayahku atau tidak yang jelas beberapa teman sering menertawai, kata mereka : “mirip bapak-bapak”.

09
Dec
08

bapakku merindu

Bapakku, masih ku ingat raut wajahnya yang sedih sebulan yang lalu di Bogor, saat melepas kepergianku ke Magelang. Kubaca wajahnya : ia ingin mencium keningku dan memelukku hangat tanda bahwa ia sangat mencintai dan sayang pada anaknya.

Hampir 3 tahun lamanya kami tak pernah bertemu. Ia di Sulawesi dan saya di pulau Jawa. Baru beberapa hari bertemu dan harus berpisah lagi. Sedih rasanya.

Bapakku, beberapa hari ini ia sering menelponku. Bertanya kapan ke Cianjur. Sesekali juga pertanyaan yang sama disampaikan lewat sms. Tak pernah ia bilang kalau ia sedang rindu bertemu. Tapi lihatlah pertanyaan yang sering ia tanyakan..!! ku tahu kalau ia sedang merindu tuk berjumpa dengan anaknya.