- Tuhan itu sudah memberikan petunjuk jalan kebenaran. Ujung perjalannya adalah sebuah kemenangan yang besar dunia-akhirat. Sebesar apapun gelombang ujian yang datang tak akan pernah mengubah hasil akhir andaikata selalu berpegang pada tali kebenaran, KEMENANGAN akan menjadi milik kita.
- Latilah dirimu untuk menyikapi segala macam bentuk respon dari siapapun atas sikap yang telah kita perbuat, baik yang berupa perkataan ataupun perbuatan dengan cara-cara yang ihsan menurut apa yang diperintahkan Tuhan. Baik buruknya respon tidak akan mengurangi nilai kebaikan dari sikap mulia kita.
- Jangan pernah memperlakukan Tuhan seperti mitra dagang. Saat kita merasa telah banyak beribadah maka selayaknya Tuhan memberikan imbalan atas semua ibadah yang kita lakukan itu dan menolak ujian penderitaan dari Tuhan karena merasa tidak selayaknya penderitaan itu datang kerana sudah banyaknya ibadah yang dilakukan.
- Menikah itu adalah sedekah, maka jangan pernah banyak berharap untuk dicintai oleh pasangan tapi fokuslah untuk memberi sebanyak-banyaknya cinta karena dirimu ingin membahagiakannya. Terutama agar ia bisa menjadi seorang hamba yang mencintai Tuhannya.
- Goresan hitam mungkin sudah menghiasi lembaran-lembaran perjalanan hidup. Tak ada perbuatan sekecil apapun kecuali ada balasannya. Perbuatan baik dibalas dengan kebaikan dan sebaliknya perbuatan buruk akan dibalas dengan keburukan. Maka bersabarlah dengan segalah penderitaan karena itu mungkin adalah akibat dari perbuatan buruk masa lalu kita. Terimalah dengan hati yang lapang.
Archive for the 'Uncategorized' Category
nasehat untuk diri
untuk bidadari ku..^_^
Cinta selalu menghadirkan sejuta puisi kebahagiaan.
Tak pernah ada lukisan yang bertemakan keluhan karena semua goresan adalah goresan pengorbanan.
Tidak sekedar pelukan hangat yang tersaji tetapi sebuah pohon kasih sayang yang selalu penuh dengan buah ketulusan untuk memberi yang terbaik.
Dan istriku menghadirkan itu semua untuk ku.
Terimakasih sayang, semoga engkau menjadi bidadari di surgaNYA kelak.
Cinta menghadirkan sejuta puisi kebahagiaan.
kata-kata hikmah
Ada banyak jalan menuju roma..!! ^_^
Belakangan ini udah malas buat update blog..semangat nulisanya lagi pergi entah kemana. Eh ternyata dikasih jalan juga. Kemarin dapat amanah dari seorang sahabat untuk membantunya mencarikannnya kata-kata yang “keren” buat ditaruh dilembaran Laporan Tugas Akhir. So..”gara-gara” amanah itu akhirnya bisa nulis diblog lagi
Kata-kata ini saya ambil dari buku AL-HIKAM. Dan ini adalah salah satu dari sekian banyak untaian mutiara dari seorang Imam Ibn’ Atha’illah yang saya kagumi.
Tapi cocok ga ya buat ditaruh di Laporan Tugas Akhir ???
Bagaimana hati dapat bersinar sementara gambar dunia tertulis dalam cerminnya ? atau. Bagaimana hati bisa berangkat menuju ALLAH kalau ia masih terbelenggu oleh syahwatnya ?, atau bagaimana hati akan antusias mengahadap ke hadirat ALLAH bila belum suci dari “janabah” kelalaiannya ? atau, bagaimana hati mampu memahami kedalaman misteri gaib padahal ia belum bertobat dari kesalahannya ?
Penjelasan :
Hati laksana cermin. Ia memantulkan apa yang dihadapi dan diinginkannnya. Cermin itu tertarik pada apa yang diinginkannya dan menolok apa yang dihindarinya. Bila hati ikhlas mengahadapi cahaya Ilahi, maka ia memantulkan kebenaran yang mendalam, dan bila hati menghadapi dunia yang penuh perubahan dan perselisihan, maka ia memantulkan godaan dan realitas yang fana. Hati tidak bisa tercerahkan oleh penglihatan batin rohani jika ia tertutup dan ternodai oleh hasrat, nafsu, dan keinginan. Hati harus dipersembahkan semata-mata untuk tujuan awal, yakni jalan tauhid absolute. ALLAH-lah Tuhan Yang Maha Esa.
note :
@untuk sahabat yg mengamanahi
kalau ingin diganti sama yang lain kabari secepatnya ya..!!
sederhana tapi penuh cinta
Meskipun bentuknya nampak begitu sederhana, kalau dilakukan dengan cinta hasilnya akan bernilai tinggi. Kalau yang nampak sederhana itu adalah sebuah tingkah laku maka saya yakin bahwa anda akan selalu mengingatnya. Dan adalah ibuku melakukannya untuk ku, sederhana tapi penuh cinta. Menyenangkan saat mengingatnya. Rasanya ingin sekali bisa terulang lagi.
Walaupun saat itu saya sudah duduk dibangku SMU, ibu masih saja mau memotongi kuku-kuku ku yang sudah nampak panjang dan kotor. Kebanyakan, ibuku melakukannya saat saya sedang pulas tidur. Terkadang saya terbangun sebentar dan melihat ibuku sedang memotongi kuku kakiku lalu berlanjut ke kuku tanganku. Hanya memotong kuku kawan..!! terlalu sepele dan sederhana sekali. Tapi begitulah, kalau sudah bercampur dengan cinta didalamnya jadilah semua begitu membahagiakan dan terpatri dalam ingatku.
Bu..apa kabarmu disana ??
Lama kita tak bertatap muka, hanya suaramu yang bisa kudengar.
Ku rindu padamu bu..!!
Do’a ku untuk mu dalam setiap sujud malamku
yuyu, my sister..!!
Galuh Windawati nama lengkapnya, tapi sedari dulu keluargaku memanggilnya dengan panggilan : Yuyu. Galuh Windawati dan Yuyu..hemm tak ada kaitannya sama sekali ya..!!! tapi begitulah kami sekeluarga memanggilnya dan saya harap anda tak menanyakan mengapa nama panggilannya seperti itu. Saya tak tahu mengapa karena memang tidak pernah saya tanyakan soal nama itu ke orang tua ku.
Yuyu itu adikku. Dia adalah satu-satunya anak perempuan dikeluargaku. Sama seperti saudara-saudarnya yang lain ia dilahirkan di Luwuk, Sulawesi Tengah. Dan sekarang tak terasa ia sudah berusia 19 tahun, sedang menyelesaikan kuliah D3-nya di Kampus Ariyanti Bandung, juga sedang berjuang untuk menggapai cita-citanya tentunya.
Hehehe..lucu juga kalau ingat waktu dulu ketika ia masih kecil, ia selalu berteriak “gataaalll” saat bapak mengayunkan sedikit pukulan kasih sayang padanya sebagai hukuman karena kesalahannya. Dan ternyata cara ini manjur juga untuk meloloskannya dari hukuman itu (wahh..kenapa kami kakak-kakaknya tak bisa sepintar dia ya ? ^_^). Dan sekarang ia jauh lebih pintar loh..!!! IP nya dikampus sangat bagus (wah saya jadi malu nii..bisa kalah sama adik
).
Sebagai seorang kakak, saat ini apa yang paling kamu harapkan dari adikmu itu ?? andai ada pertanyaan seperti itu saya akan menjawab : saya ingin sekali agar ia istiqomah untuk shalat 5 waktu dan bisa tampil cantik dengan memakai jilbab. Itu adalah harapan terbesarku saat ini. Saya sangat sayang padanya. Saya ingin ia bisa meraih sukses tidak hanya didunia tapi juga diakhirat kelak. Dan semoga ia menjadi kebanggan bagi keluarganya, tak hanya bagi orang tuanya tapi juga kakak-kakaknya.
Jauh didalam hatiku, saya ingin meminta maaf padanya karena selama ini jarang sekali memperhatikannya, terlebih lagi saat saya merantau ke pulau jawa untuk kuliah, jarang sekali saya berkomukasi dengannya. Semoga ia bisa memaafkan kesalahanku ini.
to galuh : Salam sayang selalu dari kakakmu. ^_^
Alhamdulillah hari sabtu kemarin, tepatnya tanggal 19 Juli 2008,sahabat saya Diki Fadilah akhirnya bisa menyempurnakan separuh agmanya dengan menikahi seorang akhwat bernama Retno.
Acara akad nikah dan walimahannya diadakan di rumah mempelai wanita.
Saya untuk pertama kali melihat prosesi akad nikahnya,pokoknya indah banget dech. Kebayang rasa bahagianya
, apalagi saat pengucapan ijab kabul,wah waktu itu saya jadi ikut tegang (maklum pengen juga sich
).
Selamat buat pasangan berbahagia Diki Dan Retno semoga ALLAH menguatkan kalian dalam mengarungi bahtera rumah tangga.Semoga menjadi keluarga yang samarah dan dikarunai anak-anak yang saleh dan solehah.
dari kiri ke kanan : saya, andre, yaya, diki, retno, naray, yudi, dan kelvin